MAKALAH & RUMUSAN Koentjaraningrat Memorial Lectures XII/2015: NARKOBA, SEKSUALITAS & POLITIK

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Koentjaraningrat Memorial Lectures XII/2015: NARKOBA, SEKSUALITAS DAN POLITIK

Kamis, 15 Oktober 2015, Auditorium Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia – Depok

MAKALAH DAN RUMUSAN

Pembicara Kunci: Prof. Dr. Laurentius Dyson, Narkoba, Seksualitas dan Politik

Sesi Pertama

Ignatius Praptoraharjo, Ph.D,  Menjadi Pengguna Narkoba

Sari Damar Ratri, M.Sc., Harm Reduction dan Paradoks Penanganan Narkoba di Indonesia

Moderator: Dr. Khaerul Umam Noer

 

Sesi Kedua

Dr. Phil. Dewi Candraningrum, Negara, Seksualitas dan Pembajakan Narasi Ibu

Hilmar Farid, Ph.D., Perang yang Terlupakan: HIV/AIDS dan Politik di Tanah Papua

Moderator: Irwan M. Hidayana. Ph.D.

 

Rumusan Kuliah oleh Hestu Prahara, M.Sc.

Rumusan Kuliah Umum Koentjaraningrat Memorial Lectures XII/2015: NARKOBA, SEKSUALITAS & POLITIK

 

Informasi: info@fkai.org

Previous Susunan Acara Koentjaraningrat Memorial Lectures XII/2015: NARKOBA, SEKSUALITAS & POLITIK
Next DARURAT KEINDONESIAAN

You might also like

KML

Koentjaraningrat Memorial Lectures XV/2018: INTEGRASI NASIONAL DAN ANCAMAN YANG DIHADAPI

Sejak awal kemerdekaan, Indonesia sudah sering menghadapi berbagai ancaman disintegrasi. Merespon kenyataan sejarah ini, Prof. Koentjaraningrat, guru besar pertama antropologi Indonesia, memandang penting hadirnya integrasi nasional dalam proses yang terus

Kekinian

Koentjaraningrat Memorial Lecture XIV/2017: MASA DEPAN KEBINEKAAN INDONESIA

oleh Prof. Dr. S. Budhisantosa, Guru Besar Antropologi (Emeritus) Universitas Indonesia Semangat perjuangan untuk membebaskan diri dari kekuasaan kolonial telah berhasil mempersatukan penduduk kepulauan Nusantara menjadi satu bangsa dan mendirikan

KML2017

Dari Multikulturalisme Kolonial ke Kolonialisme Multikultural

Dari Multikulturalisme Kolonial ke Kolonialisme Multikultural Oleh Hilmar Farid Di Indonesia sendiri, politik kemajemukan budaya sudah berlangsung sejak lama, bahkan sejak era kolonial. Kolonialisme Belanda dibangun di atas dasar pertimbangan

1 Comment

  1. Prof Rusdi Muchtar
    January 06, 01:39 Reply

    Kenapa tidak mengundang/memberitahukan saya pada acara Mengenang alm Prof Kuntjaraningrat ini. Mohon untuk acara di masa depan, bisa memberitahu/mengundang saya. Kayaknya saya masih menjadi warga alumni Antropologi UI. Malah waku promosi Dr Endang P. tahun lalu, saya ikut sebagai anggota penguji.

Leave a Reply